Bayern Munchen akhirnya resmi menunjuk Jupp Heynckes menjadi pelatih anyar hingga akhir musim usai memecat pelatih Carlo Ancelotti. Pelatih Italia didepak usai hasil buruk kalah 0-3 dari PSG di Liga Champions seperti dilansir Goal.com (06/10/2017).
Ini merupakan kali keempat pelatih Jerman menukangi Bayern, sebelumnya pelatih 72 tahun membesut The Bavarian pada musim 1987-1991, 2009 dan 2011-2013. Kesuksesan terbesarnya tentu saja saat meraih treble winner tahun 2013.
Kembalinya Heynckes tentu saja menjadi berita buruk bagi raksasa Real Madrid yang pernah kandas oleh Bayern asuhan pelatih tua tersebut. Pada musim 2011-2012 Heynckes mengandaskan impian Madrid untuk meraih trofi si kuping besar.
El Real asuhan Jose Mourinho bertemu Bayern pada semifinal 2011-2012, saat itu Madrid benar-benar kuat di Liga bahkan pada akhir musim mencatatkan rekor 100 poin. Namun Ronaldo dkk kalah melalui drama adu penalti, yang lebih menyesakan adalah kekalahan itu terjadi di depan pendukung sendiri.
Cristiano Ronaldo, Ricardo Kaka dan sergio Ramos gagal menjadi algojo. Melihat sepak terjang Bayern dan yang selalu mampu minimal mencapai perempatfinal Liga Champions dalam beberapa musim terakhir maka peluang keduanya bertemu akan sangat besar.
Menarik kita nanti apakah pertemuan Real Madrid dan Bayern Munchen akan kembali terjadi musim ini
Sumber : Uc News


