Peraturan yang menyebutkan bahwa setiap tim boleh menyertakan 3 pemain senior di skuad Timnas yang akan berlaga di Asian Games nampaknya akan membuat skuad Merah Putih jauh lebih garang. Indonesia selaku tuan rumah pastinya akan memanfaatkan kondisi ini dengan sebaik mungkin, pasalnya Indonesia yang memiliki segudang pemain berkualitas pastinya tidak mau dibuat malu dengan tidak menjadi juara di ajang 4 tahunan ini.
Dilansir dari laman Goal.com (20/11/2017) bahwa dalam persiapan pertandingan kontra Guyana pada Sabtu (20/11/2017) mendatang, Luis Milla telah memulangkan 7 peman senior dan hanya menyisakan 1 pemain senior untuk menghadapi laga tersebut. Pertandingan kontra Guyana tersebut direncanakan akan dihelat di Stadion Patrior Chandrabhaga, Bekasi yang memiliki kualitas rumput lebih baik ketimbang Stadion Wibawa Mukti Cikarang.
Pemain anyar Ilija Spasojevic diminta oleh Luis Milla untuk tetap bertahan, hal ini dikarenakan skuad Timnas Indonesia saat ini tidak memiliki sosok striker haus gol layaknya Spasojevic. Pemain yang beru saja dinaturalisasi tersebut mendapatkan kepercayaan penuh dari Luis Milla untuk mengisi posisi penyerang yang selama ini menjadi salah satu titik lemah bagi Timnas Indonesia U-23.
Melihat kondisi ini, diprediksi bahwa nantinya Luis Milla akan memainkan 3 pemain senior di skuad Timnas Indonesia yang akan berlaga di Asian Games 2018 mendatang. Dilansir dari Liputan6.com (20/11/2017) bahwa dari skuad Timnas Indonesia U-23 ini, beberapa lini memang menjadi kelemahan skuad asuhan Luis Milla Garcia ini.
Selain pada posisi penyerang, buruknya lini belakang Timnas Indonesia juga dikhawatirkan membuat Indonesia tidak bisa berbicara banyak di Asian Games 2018 mendatang. Sedangkan di lini tengah, ketiadaan sosok pengatur serangan membuat Timnas Indonesia kerap kali bermain melalui sektor sayap dimana diposisi itu banyak sekali pemain yang memiliki kecepatan.
Nama Ilija Spasojevic sendiri kini diprediksi bakal menjadi pilihan Luis Milla di Asian Games mendatang, dan dua pemain lagi yang diprediksi bakal dipanggil oleh Milla adalah penjaga gawang Andritany Ardhiyasa, Fachrudin Aryanto, Bayu Pradana, Stefano Lilipaly dan juga Irfan Bachdim. Kenapa banyak sekali? Karena ini hanya prediksi sesuai dengan kebutuhan Timnas Indonesia saat ini.
Untuk posisi penjaga gawang, dua kiper yang selama ini selalu dipercaya oleh Milla yaitu Satria Tama dan Kartika Ajie disebut tidak memiliki performa yang cukup mumpuni sebagai seorang penjaga gawang. Sedangkan Andritany berhasil membuktikan kualitasnya dengan menjadikan Persija Jakarta sebagai klub dengan jumlah kebobolan paling sedikit Liga 1 Gojek Traveloka.
Pemilihan Facrudin sendiri tidak terlepas dari kurang kokohnya pertahanan Timnas Indonesia, terlebih lagi duel udara yang masih menjadi titik lemah Timnas Indonesia U-23 bisa saja diantisipasi dengan kehadiran Fachrudin yang memang unggul dalam duel bola atas. Lini tengah Indonesia juga menjadi sorotan, terlebih lagi ketika sosok Evan Dimas tidak bisa menjadi pengatur lini tengah yang cukup baik, nama Bayu Pradana yang memang seringkali dipanggil Luis Milla dan juga Stefano Lilipaly bisa menjadi opsi pilihan untuk memperkuat lini tengah Timnas Indonesia.
Nama terakhir yaitu Irfan Bachdim mungkin bisa menjadi alternatif lain, terlebih lagi performa Febri Hariyadi yang tidak konsisten kadang naik dan kadang turun bisa saja diantisipasi dengan hadirnya Irfan Bachdim yang musim ini tampil begitu luar biasa bersama dengan Bali United.
Lantas siapa saja 3 pemain yang paling pantas untuk masuk ke skuad Timnas Indonesia yang akan berlaga di Asian Games 2018 mendatang? Tentunya harus disesuaikan dengan kebutuhan tim.
Sumber : Uc News

