Ternyata Setelah Lihat Tayangan Video, Wasit Shaun Evans Pernah Merubah Keputusannya

200x200
336 x 280
Persib Bandung baru saja dikalahkan rival abadinya Persija Jakarta. Dalam laga Liga 1 di Stadion Manahan Solo, Jumat, 3/11/2017, Persib kalah 1-0. Dilansir dari indosport.com (3/11/2017), gol Persija dicetak Bruno Lopes. Bermula dari pelanggaran dari Purwaka Yudi terhadap Bruno di menit ke-75, wasit asal Australia Shaun Evans memberikan pinalti untuk Persija. Bruno menjebol pun gawang Deden Natshir.
Namun laga klasik Persija vs Persib berlangsung kontroversial. Persib seharusnya unggul di babak pertama. Bola sundulan Ezechiel pada menit ke-28 terlihat jelas di layar kaca masuk ke gawang Persija yang dijaga Andritany, dan pemain Persib kegirangan, namun ternyata wasit Shaun tak menganggap itu gol. Padahal jelas bola masuk dan mengkoyak jalan atas gawang Persija. Para pemain Persib protes, namun tak diindahkan wasit Shaun.
Persib makin sial ketika di menit 81, Vlado melanggar Bruno, masih memberinya kartu kuning, namun nampaknya Vlado protes keras dengan ucapan, sehingga wasit Shaun memberinya kartu merah. Merasa banyak dirugikan Persib pun mundur di menit ke-83 dan wasit menutup pertandingan dengan kemenangan Persija.
Akibat keputusan kontroversialnya, wasit Shaun Evans kini menjadi perbincangan di media massa dan media sosial. Publik bola tanah air terutama bobotoh ramai-ramai mengkritik wasit Shaun Evan dan membuat tagar bernada kecewa.
Siapakah Shaun Evans? Wasit Australia ini adalah wasit dengan lesensi FIFA. Seorang bobotoh melalui twitter.com/gigihgalangcita (3/11/2017), memposting tentang Shaun Evans. Ia adalah wasit FIFA sejak tahun 2006. Dilansir dari indosport.com (3/11/2017), Shaun Evans juga pernah memimpin pertandingan-pertandingan di liga Australia, A-League tahun 2016. Ia juga pernah menjadi wasit di liga super Cina tahun 2013/2014. Namun Shaun juga banyak melahirkan keputusan kontroversial yang merugikan salah satu tim yang bertanding.
Pada Oktober 2016 dalam laga Adelaide vs Western Sydney, Evans membuat sebuah keputusan yang sangat merugikan untuk kubu tuan rumah. Pemain tamu menekel keras pemain Adelaide, namun hanya mendapat kartu kuning bukan kartu merah. Pada pertandingan Persija vs Persib Rudi Widodo yang menghantam Hariono pun hanya mendapat kartu kuning, sedangkan Vlado yang protes karena kecewa akhirnya dikartu merah.
Wasit Shaun Evans pun ternyata pernah bingung dan gamang dengan keputusannya sendiri. Pada pertandingan Sydney FC vs Wellington Phoenix pada April 2017, ia tak menyatakan sebuah handball di kotak pinalti Wellington padahal terlihat bek Wellington, Michael Zullo handsball. Protes para pemain Sydney FC tak digubrisnya, namun setengah menit kemudian Shaun Evans menghentikan pertandingan dan melihat tayangan vidoe. Ia pun memberikan pinalti untuk Sydney FC.
Itulah wasit asing Shaun Robert Evans. Pertanyaannya, andai saja saat Persija vs Persib tadi sore ia melihat tayangan video dulu, apakah ia juga akan mengakui gol Ezechiel ke gawang Persija?

Sumber : Uc News
300x250
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==
DFP2
DFP2