Dilansir dari Goal.com (15/11/2017) Peter Odemwingie telah mengkonfirmasi bahwa dia ingin meninggalkan Madura United saat musim 2017 telah berakhir, namun mantan pemain sayap Liga Utama Inggris itu masih tetap terbuka untuk kembali tinggal di Indonesia.
Dari semua pemain besar yang masuk dalam Liga 1 untuk musim 2017, Odemwingie adalah salah satu pemain yang paling sukses. Mantan pemain nasional Nigeria itu berhasil melaju ke puncak tangga top skor klubnya dengan torehan 13 gol di paruh pertama musim ini.
Fans Madura United telah berharap pemain berusia 36 tahun itu akan tinggal tapi presiden Madura Achsanul Qosasi mengatakan kepada pendukungnya bahwa setelah menerima kartu merah melawan juara Bhayangkara pekan lalu, mantan bintang Stoke City dan West Bromich Albion telah memutuskan untuk pergi.
"Sejak pertandingan bersama Bhayangkara, Odemwingie merasa tidak senang melanjutkan karirnya di Indonesia," kata Qosasi.
"Dia benar-benar marah dengan lawan yang dia rasakan mencoba memprovokasi dia dengan cara yang bertentangan dengan semangat fair play."
"Tidak benar jika kedua presiden Madura dan HS [manajer tim Haruna Soemitro] untuk memberikan rincian kontrak saya kepada media. Kami akan membiarkan hal itu berakhir tenang dan mudah-mudahan menemukan kemenangan yang terbaik bagi kedua belah pihak."
Odemwingie juga membantah bahwa dia membuat komentar negatif tentang liga, atau FA Indonesia.
"Klub tidak boleh menggunakan nama saya untuk mengeluh tentang operator liga karena kami tidak menjadi juara. Saya mengaku sangat sulit untuk menangani emosi sehingga sampai batas tertentu akhirnya di kartu merah, dan saya bisa mengerti kekecewaan tim."
Odemwingie mengindikasikan kepada SuperBall bahwa dia masih tetap terbuka untuk tinggal di Indonesia untuk musim depan.
"Mengapa tidak tinggal di Indonesia? Saya suka tinggal di sini," kata Odemwingie. "Para pendukung sangat ramah terhadap saya di setiap stadion yang pernah saya mainkan."

